Sabtu, 21 Agustus 2010

Satu Tujuan (Karya Seni Kriya Kayu)




















Satu Tujuan

Karya : Frengky Widias Sandy
Bahan : Kayu Jati
Ukuran : 130 x 90 x 3 cm
Teknik : Kerja Bangku, Jiq Zaw dan Ukir
Finishing : Politur dan Air Brush
Koleksi : Warung Makan Mak Siti Jogja

Konsep

Matahari sebagai benda di langit yang bersinar sangat terang merupakan objek alam yang memiliki sejumlah tanda, salah satunya adalah sebagai simbol pencerahan, yang membawa manusia pada pemahaman bahwa dengan sinarnya yang menerangi kehidupan merupakan isyarat, petunjuk kepada suatu sumber transenden nilai-nilai tauhid atau ketuhanan. Matahari adalah nikmat Allah swt untuk kehidupan manusia yang dapat bermakna sebagai pelajaran hidup (Q.S. Asy Syams : 1-10). Makna ini mengilhami manusia dalam menentukan jalan hidupnya, dan memberi dorongan manusia untuk membersihkan jiwa dan raganya agar mendapat keberuntungan kehidupan di dunia dan akhirat, “dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari)?” (Q.S. An Naba’: 13).

Deskripsi Karya

Simbolis matahari (sumber ilmu) adalah nikmat Allah swt untuk kehidupan manusia yang dapat bermakna sebagai pelajaran hidup (Al Qur’an Asy Syam : 1-10). Makna ini mengilhami manusia dalam menentukan jalan hidupnya, dan memberikan dorongan kepada manusia untuk membersihkan jiwa dan raganya agar mendapat keberuntungan di dunia dan di akhirat.

Dengan ilmu, hidup manusia menjadi mudah. Namun akibat adanya ilmu, juga dapat membantu manusia untuk tujuan yang kurang terpuji, bahkan dapat menjerumuskan kepada perbuatan-perbuatan yang terlarang. Ilmu banyak disalahgunakan, sehingga merugikan esensi hidupnya, Karena mengotori eksistensi hakikat manusia sebagai khalifah yang membawa kebenaran nilai yang diberikan Allah swt.

Penggambaran pancaran sinar matahari yang berwarna kuning kemerahan atau lebih mirip dengan bola api yang berpijar merupakan simbol ilmu yang mampu menerangi hidup, pancarannya yang dinamis memengisyaratkan ada pusaran yang memusat atau gerakan aktif yang membawa kehidupan dibawahnya untuk segera menuju pada hakikat sinar tersebut, cahaya dari atas cahaya, sebagai tujuan, sumber ilmu dalam menuntun pada nilai tauhid yang sebenarnya.

0 komentar:

Posting Komentar