
Karya : Frengky Widias Sandy
Bahan : Kayu Jati
Ukuran : 90 x 90 x 3 cm
Teknik : Kerja Bangku, Jiq Zaw dan Ukir
Finishing : Politur dan Air Brush
Konsep
Matahari sebagai benda di langit yang bersinar sangat terang merupakan objek alam yang memiliki sejumlah tanda, salah satunya adalah sebagai simbol pencerahan, yang membawa manusia pada pemahaman bahwa dengan sinarnya yang menerangi kehidupan merupakan isyarat, petunjuk kepada suatu sumber transenden nilai-nilai tauhid atau ketuhanan. Matahari adalah nikmat Allah swt untuk kehidupan manusia yang dapat bermakna sebagai pelajaran hidup (Q.S. Asy Syams : 1-10). Makna ini mengilhami manusia dalam menentukan jalan hidupnya, dan memberi dorongan manusia untuk membersihkan jiwa dan raganya agar mendapat keberuntungan kehidupan di dunia dan akhirat, “dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari)?” (Q.S. An Naba’: 13).
Deskripsi Karya
Apabila matahari tergambar bersinar di atas pantai sebuah kepulauan yang hijau tentu akan mengisyaratkan suasana segar. Tetapi bila digambarkan di atas padang pasir tentu akan mengisyaratkan suasana yang panas.
Penggambaran matahari yang bersianar merah dengan garis sinar yang awut-awutan merupakan simbol matahari yang memiliki sifat kuat, yang bercahaya maha dahsyat, sekaligus memiliki karakteristik panas yang menyengat dan membakar. Matahari merupakan benda yang menimbulkan rasa takut.
Di daerah yang beriklim tropis seperti di Indonesia, yang terletak dekat dengan garis khatulistiwa, akan menerima panas dalam jumlah atau kuantitas yang lebih besar, sehingga temperatur udara akan selalu tinggi. Tiap-tiap tempat, dalam satu tahun akan mendapatkan 2 kali matahari tegak lurus pada jam 12 siang.
Pemanasan bumi, akibat dari cahaya matahari akan berpengaruh langsung pada manusia. Penggambaran bukit tandus, pohon kering dan barisan manusia berjalan mambungkuk adalah suatu simbol yang mengisyaratkan pada nuansa panas yang sedang melanda.
Kekuatan matahari yang luar biasa, memaksa manusia untuk mencari sesuatu yang lebih menyejukkan. Penggambaran barisan manusia yang berjalan membungkuk adalah simbol intropeksi mencari kecerahan hidup.


0 komentar:
Posting Komentar